Ketika seseorang mencari bisnis di Google atau Google Maps, salah satu informasi yang sering diperhatikan adalah review atau ulasan pelanggan.
Sebelum membeli produk, memesan makanan, menggunakan jasa, atau datang ke sebuah toko, calon pelanggan biasanya ingin mengetahui pengalaman orang lain.
Mereka mungkin melihat:
Karena itu, review Google dapat menjadi salah satu bagian penting dari kehadiran digital bisnis.
Bagi UMKM, mendapatkan review yang autentik dapat membantu membangun kepercayaan calon pelanggan.
Namun, masih banyak pemilik usaha yang bingung bagaimana cara meminta pelanggan memberikan review tanpa terkesan memaksa.
Ada juga yang melakukan kesalahan dengan membeli review atau meminta orang yang tidak pernah menggunakan produk untuk memberikan ulasan.
Cara seperti itu sebaiknya dihindari.
Lalu, bagaimana cara mendapatkan review Google untuk bisnis UMKM secara efektif dan alami?
Mari kita bahas langkah demi langkah.
Review Google adalah ulasan yang diberikan pengguna terhadap bisnis yang memiliki keberadaan di Google, termasuk melalui Profil Bisnis Google dan Google Maps.
Pelanggan dapat memberikan:
Misalnya pelanggan membeli produk dari sebuah toko.
Setelah menggunakan produk tersebut, pelanggan memberikan rating dan menulis pengalaman mereka.
Review tersebut kemudian dapat menjadi informasi bagi orang lain yang sedang mempertimbangkan bisnis tersebut.
Bayangkan ada dua bisnis yang menjual produk serupa.
Bisnis A memiliki:
4,8 bintang — 250 review
Bisnis B memiliki:
4,7 bintang — 3 review
Calon pelanggan mungkin akan lebih percaya kepada bisnis yang memiliki banyak pengalaman pelanggan yang dapat dilihat.
Tentu saja jumlah review bukan satu-satunya faktor yang menentukan pilihan pelanggan.
Namun, review dapat menjadi social proof atau bukti sosial bahwa bisnis benar-benar memiliki pelanggan.
Review juga dapat membantu calon pelanggan memahami pengalaman nyata dari orang lain.
Cara pertama mendapatkan review sebenarnya bukan meminta review.
Tetapi memberikan pengalaman yang baik kepada pelanggan.
Pelanggan yang puas memiliki kemungkinan lebih besar untuk memberikan ulasan positif.
Perhatikan:
Jangan menjadikan review sebagai tujuan utama sampai mengabaikan kualitas pelayanan.
Review yang baik biasanya merupakan hasil dari pengalaman pelanggan yang baik.
Timing sangat penting.
Jangan meminta review sebelum pelanggan menerima produk atau menggunakan jasa.
Tunggu sampai pelanggan memiliki pengalaman dengan bisnis Anda.
Contohnya:
Pelanggan menerima pesanan.
Anda memastikan pesanan sudah sesuai.
Kemudian Anda dapat mengirim pesan:
“Semoga pesanannya sudah diterima dengan baik. Jika berkenan, boleh bantu berikan review di Google?”
Permintaan seperti ini terasa lebih natural.
Salah satu alasan pelanggan tidak memberikan review adalah karena mereka tidak tahu harus melakukan apa.
Jangan hanya berkata:
“Tolong kasih review di Google ya.”
Buat prosesnya lebih mudah.
Gunakan link yang langsung mengarahkan pelanggan ke halaman pemberian review bisnis Anda.
Kemudian kirimkan link tersebut melalui:
Semakin sedikit langkah yang harus dilakukan pelanggan, semakin mudah mereka memberikan review.
Untuk bisnis yang memiliki toko fisik, QR Code dapat menjadi solusi praktis.
Anda dapat menampilkan QR Code di:
Contohnya:
“Puas dengan pelayanan kami?”
“Bantu kami dengan memberikan review di Google.”
Kemudian tampilkan QR Code.
Pelanggan cukup memindai kode tersebut menggunakan smartphone.
Jika Anda menjual produk fisik, kemasan dapat menjadi media untuk meminta review.
Misalnya pada kartu kecil di dalam paket:
Terima kasih sudah berbelanja di tempat kami.
Punya waktu 1 menit?
Bagikan pengalaman Anda melalui Google Review.
Kemudian tampilkan QR Code.
Cara ini cukup efektif karena pelanggan menerima permintaan review setelah melakukan pembelian.
WhatsApp merupakan salah satu kanal komunikasi yang sangat dekat dengan pelanggan UMKM.
Setelah transaksi selesai, Anda dapat mengirim pesan singkat.
Contohnya:
“Terima kasih sudah berbelanja di [Nama Bisnis]. Semoga produknya bermanfaat. Jika berkenan, kami sangat terbantu jika Anda memberikan review tentang pengalaman berbelanja di Google. Terima kasih.”
Kemudian sertakan link review.
Jangan membuat pesan terlalu panjang.
Hindari kalimat:
“Tolong kasih bintang 5 ya.”
Lebih baik meminta pelanggan memberikan ulasan berdasarkan pengalaman mereka.
Mengapa?
Karena review yang autentik lebih kredibel.
Anda dapat mengatakan:
“Jika berkenan, silakan bagikan pengalaman Anda melalui Google Review.”
Pelanggan bebas memberikan penilaian sesuai pengalaman.
Ini sangat penting.
Jangan tergoda dengan jasa seperti:
“100 review Google hanya Rp100.000.”
Review palsu bukan strategi SEO jangka panjang.
Selain tidak mencerminkan pengalaman pelanggan sebenarnya, review palsu dapat merusak reputasi bisnis jika diketahui calon pelanggan.
Bayangkan sebuah bisnis memiliki banyak review tetapi isi review terlihat sama, tidak natural, atau berasal dari orang yang tidak pernah membeli.
Hal tersebut justru dapat menurunkan kepercayaan.
Bangun review secara alami.
Mungkin pertumbuhannya lebih lambat, tetapi jauh lebih sehat.
Review seharusnya berasal dari orang yang benar-benar memiliki pengalaman dengan bisnis.
Jangan meminta:
Lebih baik memiliki 20 review autentik daripada ratusan review yang tidak mencerminkan pelanggan sebenarnya.
Anda dapat mengenali pelanggan yang puas dari interaksi sehari-hari.
Misalnya pelanggan mengatakan:
“Produknya bagus sekali.”
atau:
“Pelayanannya cepat.”
atau:
“Saya puas dengan hasil websitenya.”
Pada momen tersebut, Anda dapat meminta bantuan:
“Terima kasih banyak. Kalau berkenan, boleh bantu ceritakan pengalaman tersebut melalui Google Review.”
Permintaan tersebut terasa lebih relevan karena pelanggan memang baru saja menunjukkan kepuasan.
Jumlah review memang menarik.
Tetapi isi review juga penting.
Bayangkan review:
“Bagus.”
tentu berbeda dengan:
“Pelayanannya cepat, hasil desain websitenya sesuai kebutuhan dan proses komunikasinya mudah.”
Review yang lebih detail dapat memberikan informasi kepada calon pelanggan.
Karena itu, jangan hanya mengejar jumlah.
Bangun pengalaman pelanggan yang membuat mereka memiliki sesuatu yang layak diceritakan.
Mendapatkan review bukan akhir dari proses.
Setelah pelanggan memberikan review, usahakan untuk meresponsnya.
Untuk review positif:
“Terima kasih atas kepercayaannya. Kami senang bisa membantu.”
Untuk review yang memberikan masukan:
“Terima kasih atas masukannya. Kami akan menjadikannya bahan evaluasi agar pelayanan kami semakin baik.”
Untuk keluhan:
“Mohon maaf atas pengalaman yang kurang berkenan. Kami ingin membantu menyelesaikan masalah tersebut. Silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia.”
Jangan membalas dengan emosi.
Ingat bahwa respons Anda juga dapat dibaca oleh calon pelanggan.
Review bukan hanya alat promosi.
Review juga merupakan sumber informasi.
Misalnya selama beberapa bulan pelanggan berulang kali mengatakan:
“Respon WhatsApp lama.”
Berarti ada masalah dalam pelayanan.
Atau banyak pelanggan mengatakan:
“Produknya bagus dan pengirimannya cepat.”
Berarti hal tersebut merupakan kekuatan bisnis.
Buat daftar keluhan dan pujian yang sering muncul.
Kemudian gunakan sebagai dasar perbaikan.
Review Google dapat menjadi bahan social proof di website.
Misalnya Anda memiliki halaman:
Tentang Kami
Layanan
Portofolio
Testimoni
Anda dapat menampilkan testimoni pelanggan yang relevan sesuai aturan dan penggunaan konten yang tepat.
Anda juga dapat mengarahkan pengunjung ke profil Google untuk melihat review lebih lanjut.
Dengan demikian, website dan Google Business Profile saling mendukung.
Review pelanggan juga dapat menjadi konten.
Misalnya pelanggan memberikan komentar positif:
“Website yang dibuat sesuai kebutuhan dan pengerjaannya cepat.”
Dengan izin yang sesuai, Anda dapat menjadikannya konten testimonial.
Formatnya dapat berupa:
“Apa kata pelanggan tentang Griya Digital?”
Kemudian tampilkan testimoni.
Cara ini membantu calon pelanggan melihat pengalaman orang lain.
Jika bisnis memiliki tim, jangan biarkan proses meminta review dilakukan secara acak.
Buat SOP sederhana.
Misalnya:
Kirim pesan terima kasih.
Pastikan pesanan sesuai.
Kirim link review.
Berikan respons.
Dengan SOP sederhana, proses menjadi lebih konsisten.
Jika memiliki database pelanggan, Anda dapat mengirim permintaan review kepada pelanggan yang relevan.
Namun, perhatikan privasi dan aturan komunikasi yang berlaku.
Jangan mengirim pesan berulang kali.
Jangan melakukan spam.
Gunakan pesan yang relevan dan berikan pilihan kepada pelanggan.
Kunci mendapatkan review adalah memudahkan pelanggan.
Bandingkan:
Cara A
“Kalau sempat, cari nama toko kami di Google, buka Maps, cari profil, lalu kasih review.”
Dengan:
Cara B
“Jika berkenan, bantu berikan review melalui link berikut.”
Cara kedua jauh lebih praktis.
Pelanggan tidak perlu mencari sendiri.
Jika bisnis memiliki website, Anda dapat membuat halaman:
Review Pelanggan
Halaman tersebut dapat berisi:
Halaman ini juga dapat menjadi bagian dari strategi conversion website.
Jangan baru meminta review ketika bisnis membutuhkan rating.
Jadikan proses tersebut sebagai bagian dari pelayanan.
Misalnya setiap transaksi yang selesai mendapatkan follow-up.
Dengan cara ini, review dapat bertambah secara natural dari waktu ke waktu.
Yang penting bukan mendapatkan 100 review dalam seminggu.
Yang lebih penting adalah membangun reputasi yang konsisten.
Berikut strategi sederhana yang dapat langsung diterapkan.
Pastikan Profil Bisnis Google sudah benar.
Buat link review dan QR Code.
Mulai meminta review kepada pelanggan yang baru selesai melakukan transaksi.
Mulai menampilkan testimonial di website dan media sosial.
Evaluasi:
Kemudian perbaiki pelayanan.
Ulangi proses tersebut secara konsisten.
Berikut contoh pesan yang dapat digunakan oleh UMKM:
Versi Singkat
Terima kasih sudah berbelanja di tempat kami. Jika berkenan, bantu kami dengan memberikan review tentang pengalaman Anda di Google. Review Anda sangat membantu perkembangan bisnis kami. Terima kasih 🙏
Versi Lebih Personal
Halo Kak, terima kasih sudah mempercayakan kebutuhan Anda kepada kami. Semoga produk/layanan yang kami berikan sesuai harapan. Jika ada waktu, kami akan sangat terbantu jika Kakak berkenan membagikan pengalaman melalui Google Review. Terima kasih banyak 🙏
Versi Setelah Jasa Selesai
Terima kasih sudah menggunakan layanan kami. Kami senang bisa membantu kebutuhan bisnis Anda. Jika berkenan, mohon luangkan waktu sebentar untuk memberikan review berdasarkan pengalaman Anda. Masukan dari pelanggan sangat berarti bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan.
Jangan melakukan hal berikut:
Review harus berasal dari pelanggan sebenarnya.
Ini tidak mencerminkan reputasi bisnis.
Biarkan pelanggan memberikan penilaian berdasarkan pengalaman.
Pelanggan belum memiliki pengalaman yang cukup.
Jangan mengirim permintaan review berkali-kali.
Gunakan review negatif sebagai kesempatan untuk memperbaiki pelayanan.
Review yang masuk sebaiknya diperhatikan dan direspons secara profesional.
Review merupakan salah satu bagian dari keberadaan bisnis di Google.
Namun, jangan menganggap bahwa semakin banyak review otomatis membuat bisnis selalu berada di posisi pertama Google Maps.
Visibilitas lokal dipengaruhi berbagai faktor.
Karena itu, strategi review sebaiknya digabungkan dengan:
Tujuannya bukan sekadar mendapatkan rating tinggi.
Tujuannya adalah membangun bisnis yang dipercaya pelanggan.
Berikan link review langsung kepada pelanggan setelah mereka mendapatkan pengalaman dengan produk atau layanan. Sampaikan permintaan secara singkat dan tidak memaksa.
Sebaiknya jangan mengarahkan pelanggan untuk memberikan rating tertentu. Minta mereka memberikan review berdasarkan pengalaman sebenarnya.
Sebaiknya tidak. Review palsu tidak mencerminkan pengalaman pelanggan dan dapat merusak kredibilitas bisnis.
Buat prosesnya mudah, misalnya menggunakan link langsung atau QR Code. Yang paling penting adalah memberikan produk dan pelayanan yang membuat pelanggan puas.
Tidak ada jumlah minimum yang berlaku untuk semua bisnis. Fokuslah membangun review autentik secara konsisten daripada mengejar jumlah tertentu.
Review negatif tidak selalu berarti buruk. Jika review berasal dari pengalaman pelanggan yang nyata, gunakan sebagai bahan evaluasi dan respons secara profesional. Untuk konten yang melanggar kebijakan platform, gunakan mekanisme pelaporan yang tersedia.
Review atau testimonial dapat digunakan sebagai bagian dari social proof dengan memperhatikan hak penggunaan konten dan aturan platform. Anda juga dapat mengarahkan pengunjung website ke Profil Bisnis Google untuk melihat ulasan.
Review Google hanyalah salah satu bagian dari strategi digital marketing.
Agar bisnis lebih mudah ditemukan dan dipercaya, UMKM sebaiknya membangun beberapa aset digital sekaligus.
Google Business Profile membantu bisnis ditemukan.
Google Maps membantu pelanggan menemukan lokasi.
Review membantu membangun kepercayaan.
Website memberikan informasi bisnis secara lengkap.
Media sosial membantu membangun komunikasi dengan audiens.
WhatsApp membantu mengubah calon pelanggan menjadi pelanggan.
Griya Digital membantu UMKM membangun website profesional yang dapat menjadi pusat informasi bisnis.
Mulai dari website company profile, website UMKM, landing page, hingga kebutuhan digital lainnya, website dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan bisnis.
Jika bisnis Anda belum memiliki website atau ingin meningkatkan kehadiran online, konsultasikan kebutuhan Anda dengan Griya Digital.
🌐 griyadigital.id
Griya Digital — Membantu UMKM Tumbuh di Era Digital.
Cara mendapatkan review Google untuk bisnis UMKM sebenarnya tidak harus rumit.
Mulailah dengan memberikan produk dan pelayanan yang baik.
Setelah pelanggan mendapatkan pengalaman yang positif, mintalah mereka memberikan review secara sukarela.
Permudah prosesnya dengan menyediakan link review atau QR Code.
Jangan membeli review, jangan membuat review palsu, dan jangan memaksa pelanggan memberikan bintang tertentu.
Bangun review secara alami dan konsisten.
Selain itu, jangan berhenti setelah mendapatkan review.
Balas ulasan pelanggan, gunakan masukan sebagai bahan evaluasi, dan tampilkan testimonial yang relevan sebagai social proof di website maupun media sosial.
Pada akhirnya, review bukan sekadar angka bintang di Google.
Review merupakan cerminan pengalaman pelanggan dan bagian dari reputasi bisnis.
Semakin baik pengalaman yang diberikan kepada pelanggan, semakin besar peluang mereka bersedia membagikan pengalaman tersebut kepada orang lain.
Dan bagi UMKM yang ingin berkembang di era digital, reputasi online yang baik dapat menjadi salah satu modal penting untuk membangun kepercayaan calon pelanggan.